Senin, 13 Juli 2015

Macam-macam Lensa Untuk SLR dan DSLR

1. Lensa Kit

Lensa kit adalah salah satu lensa yang cukup populer dan banyak digunakan pengguna kamera DSLR. Hal ini lantaran lensa ini biasa dijual satu paket dengan produk kamera dan sepertinya sangat efektif untuk belajar fotografi bagi pemula. Karena merupaka lensa bawaan, ada banyak kelemahan dan kekurangan meskipun itu bisa diminimalisir.

2. Lensa Wide Agle
Lensa Wide angle mampu memuat gambar dengan sudut yang sangat lebar hanya dalam 1 frame, sehingga sangat cocok untuk fotografi Landscape.
Fungsi lensa wide angle adalah untuk mengabadikan gambar yang memiliki sudut pandang yang luas, dengan lensa tersebut kita akan mendapatkan lebih dibandingkan dengan lensa normal/lensa jenis lain. Lensa Wide Angle tersedia dalam berbagai pilihan focal length. Focal length tersebut bervariasi, mulai dari Medium Wide Angle, Yang memberikan sudut pandang lebih lebar daripada normal, sampai dengan extreme wide angle yang mampu mengabadikan landscape selebar pandangan mata manusia, dan gambar yang dihasilkan biasanya melengkung.

3. Lensa Tele
Lensa tele merupakan kebalikan dari lensa Wide Angle. Fungsi lensa ini untuk mendekatkan subjek, namun mempersempit sudut pandang. Yang termasuk lensa tele adalah lensa berukuran 70 mm ke atas. Karena sudut pandangannya sempit, lensa tele akan mengaburkan pandangan sekitarnya. Namun, hal ini tidak menjadi masalah karenan lensa tele memang di gunakan untuk mendekatkan pandangan dan memfokuskan pada objek yang di tujunya. Lensa ini digunakan oleh fotografer unutk untuk memotret objek dari jarak jauh, seperti foto candid atau landscape.

4. Lensa Variabel

Lensa variabel atau sering disalahkaprahkan dengan lensa zoom adalah lensa khusus dengan jarak fokus yang bisa diubah-ubah. Pengaruh penggunaan lensa variabel adalah lebar sudut pengambilan gambar, atau dalam istilah awam perbesaran, bisa diatur sesuai kebutuhan tanpa harus mengganti-ganti lensa.


Proses pengubahan panjang focal lensa saat pengambilan gambar sering disebut dengan cropping atauzooming. Perubahan dari focal pendek ke focal yang lebih banyak disebut zooming in, yang akan mengakibatkan obyek nampak lebih besar (kesan dekat). Sedangkan perubahan dari focal panjang ke focal yang lebih pendek disebut zooming out, yang akan mengakibatkan obyek nampak lebih kecil (kesan jauh).
Saat teknik ini diterapkan dalam satu kali pajanan, akan menghasilkan efek seperti berlari.
5. Lensa Super Zoom
Lensa superzoom (superzoom lenshyperzoom lens) adalah lensa fotografi dengan faktor panjang fokus (focal length factor) yang sangat besar, lebih besar dari 4x.
Faktor panjang fokus dapat berkisar hingga 15x zoom pada kamera refleks lensa tunggal dan 26x pada kamera digital, hingga 100x pada kamera televisi profesional.
6. Lensa Makro
Lensa Makro adalah lensa yang didesain khusus untuk memotret benda berukuran kecil seperti serangga dan bunga. Lensa ini sangat optimal melakukan fokus dalam jarak yang sangat dekat. Banyak produsen yang telah menawarkan berbagai macam lensa makro, namun dalam artikel ini khusus akan dibahas lensa makro milik canon. Berbicara tentang lensa tentu tak lepas dari yang namanya crop factor:baca pengertian crop factor untuk memperjelas. Sebuah lensa bisa dikatakan lensa makro bila memiliki rasio perbesaran/macnification Ratio 1:1(sesuai gambar aslinya), namun beberapa lensa zoom diklaim mempunyai angka perbesaran tersebut, sedang kenyataannya mereka hanya memiliki rasio perbesaran 1:3 atau 1/3 gambar aslinya. Lensa makro memiliki rasio pembesaran antara lain : 1:1,2:1,3:1(berarti 3x lebih besar dari ukuran aslinya).

Semoga bermafaat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar